Minggu, 16 Mei 2010

PERPUSTAKAAN SEBAGAI SUMBER INFORMASI

PERPUSTAKAAN SEBAGAI SUMBER INFORMASI
Oleh : Darwanto, S, Sos


Perpustakaan merupakan suatu pusat informasi atau dapat dikatakan sebagai sumber pencarian informasi bagi siapapun pengguna perpustakaan, bahkan zaman sekarang dengan adanya perkembangan teknologi canggih dapat lebih mudah dan cepat dalam pencarian informasi yang dibutuhkan, sehingga dapat dijadikan pusat dari segala pusat informasi, terutama dibidang pengembangan pengetahuan/pendidikan. Sebenarnya sudah sejak beberapa ratus bahkan ribuan tahun yang lalu manusia membangun perpustakaan, berusaha untuk menghimpun berbagai informasi, namun zaman dulu mungkin kemasannya hanya dalam bentuk tercetak saja seperti halnya dalam bentuk buku-buku.
Seiring dengan perkembangan zaman, apalagi zaman sekarang ini semakin canggih, sehingga kemasan informasinya tidak saja dalam bentuk buku/tercetak melainkan dalam bentuk non-cetak, dan dalam pencarian informasinyapun lebih mudah dan cepat. Sekarang ini informasi yang terdapat di perpustakaan pada umumnya sudah lebih lengkap, karena fasilitasnya pun lebih lengkap, baik dalam bentuk tercetak maupun non-cetak. Informasi yang terhimpun, baik bentuk tercetak maupun non-cetak yang kemudian mengolahnya dan menyebarkannya, karena untuk keperluan studi, penelitian, bacaan umum, dan untuk keperluan lainnya, ini merupakan tugas perpustakaan mencakup semua isinya. Untuk lebih lanjut mengenai pengertian perpustakaan maka dapat dilihat dalam pengertian berikut, perpustakaan dapat diartikan yakni:
Menurut Suwarno (2007), perpustakaan merupakan suatu unit kerja yang substansinya merupakan sumber informasi yang setiap saat dapat digunakan oleh pengguna jasa perpustakaan.
Definisi diatas mengisyaratkan bahwa perpustakaan memiliki spesifiksi tersendiri mengenai fungsi dan peranannya. Dapat dilihat dari pengertiannya yang perlu digaris bawahi yaitu:
• Perpustakaan sebagai unit kerja
• Perpustakaan sebagai tempat pengumpul, penyimpan, dan pemelihara berbagai koleksi bahan pustaka.
• Bahan pustakaan itu dikelola dan diatur secara sistematis dengan cara tertentu. Untuk digunakan oleh para pemustaka/pengguna
• Bahan pustaka digunakan oleh pengguna secara kontinu.
• Perpustakaan sebagai sumber informasi.

Perpustakaan juga dapat dikatakan tempat mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan informasi bagi para pengguna jasa perpustakaan. Selain itu, perpustakaan juga merupakan sarana atau media untuk meningkatkan niali-nilai kognitif serta kemampuan membaca guna mencerdasakan kehidupan bangsa sekaligus memberdayakan masyarakat dalam melaksanakan pembangunan. Pada umumnya perpustakaan mempunyai koleksi baik yang tercetak seperti buku, dokumen, majalah, surat kabar, maupun koleksi terekam seperti rekaman suara (kaset), film, CD ROM, slide, video, dan lain-lain.
Banyak orang yang mengatakan bahwa perpustakaan adalah sumber dari segala sumber informasi yang tersimpan dan terjaga dengan baik, sumber informasi tersebut disimpan kedalam beberapa media diantaranya, koleksi tercetak yaitu buku, koleksi diigital yang tersimpan dalam komputer maupun dalam CD, slide, dan masih banyak lagi. Mengingat hal tersebut sebelumnya kita harus memahami dulu mengenai informasi tersebut baik mengenai pengertian, fungsi, jenis-jenis informasi dan lain sebagainnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perpustakaan adalah tempat menyimpan informasi yang disusun secara sistematis dalam penyimpannanya serta menentukan metode yang telah ditentukan sebelimnnya.
Membicarakan mengenai ilmu informasi menurut beberapa pakar dapat di katakan bahwa pengertian dari ilmu informasi tersebut antara lain : ilmu yang mengkaji informasi dengan pengertian informasi mencangkup pengertian yang luas, informasi menyangkut pengertian data karena terdapat berbagai disiplin ilmu yang mengkasi informasi dalam arti luas maka antara berbagai ilmu yaitu kemampuan dalam komunikasi dan ilmu perpustakaan dan Dokumentasi. Karena perpustakaan mengolah informasi yang sudah ditebitkan, baik secara grafis maupun elektronik maka ada ilmu lain yang juga mengkaji informasi sebagai objek utama, merupakan kajian dan pemanfaatan dan transper informasi. Dengan demikian ilmu perpustakaan atau ilmu komunikasi merupakan kegiatan yang berkaitan dengan informasi.
Sedangkan yang disebut fungsi informasi bagi anggota masyarakat yang memerlukan informasi yang diminta dapat berupa informasi tugas sehari-hari maupun informasi lainnya dengan koleksi yang tersedia, pusrakawan selalu berusaha untuk menjawab semua pertanyaan yang ditanyakan atau dilontarkan oleh setiap pengunjung karena pada hakekatnya karena semua perpustakaan menilai akan pentingnya informasi pada saat sekarang ini.
Informasi yang diberikan kepada semua orang maka perpustakaan harus dikembangkan untuk selalu lebih maju baik dari segi koleksinnya maupun pelayanannya karena semakin hari informsi yang dibutuhkan semua orang dan pelayanan pun harus mengarah ke arah yang lebih maju ke perpustakaan digital. Karena perkembangan ilmu teknologi yang semakit pesat sehingga koleksi dan sistem pelayannapun harus mengarah ke arah yang lebih maju. Diharapkan untuk mengikuti perkembangan teknologi para pustakawan sangat membutuhkan pelatihan-pelatihan agar pustakawan menjadi tahu dan mengerti tentang cara penelusuran informasi secara digital dan elektronik. Tanggapan terhadap keperluan informasi berbagai kelimpahan pembaca, setiap pengguna perpustakaan tentunya memerlukan informasi yang berbeda-beda dilihat dari segi intelektualnya, serta penyajianpun antara peneliti akan berbeda dengan siswa atau mahasiswa, walau sama membutuhkan informasi tetapi informasi yang dicari jelas akan berbeda. Karena itu berbagai kelompok peneliti hendaklah mencari informasi ke perpustakaan khusus, serta dosen dan mahasiswa akan memcari informasi keperpustakaan perguruan tinggi.
Dengan keperluan dan tingkat intelektual pembaca misalnya perpustakaan umum, menyediakan koleksi umum sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar, sedangkan perpustakaan khusus jelas bahwa koleksi yang disediakan adalah koleksi khusus.
Cara lain menyebarkan informasi mengenai jasa perpustakaan ialah dengan ikut serta dalam pameran, baik dalam stand maupun peragaan stand yang disertai pustakawan. Disamping memberikan pameran stand pustakawan juga dapat melakukan jasa ditempat itu juga dengan cara memberikan informasi tetapi hendaknya mengusahakan agar dapat memberikan informasi kepada pengunjung karena mereka ingin melihat pameran.
Untuk mengetahui minat dan kebutuhan informasi masing-masing pembaca, pustakawan dapat berhubungan dengan pemakai berapa cepat penyediaan informasi, pustakawan perlu mengambil keputusan cermat untuk menilai kecepatan penyediaan informasi. Bila pustakawan menyediakan informasi maka dapat dilihat informasi apa saja yang paling dibutuhkan informasi.
Perpustakaan selalu menyediakan informasi bagi pengguna perpustakaan karena untuk kebutuhan informasi itulah perpustakaan selalu ada.



Daftar Pustaka :
Basuki, Sulistyo., 1991. Pengertian Ilmu Perpustakaan, Gramedia. Jakarta

Nita Ismayanti., 1992. Pemanfaatan layanan perpustakaan; FSUI. Jakarta

-------------2002., Panduan Perpustakaan J,.Alak., PUJP

Sukaesih, 1998. Pokok Bahasan Pelayanan Perpustakaan, (Suatu Pengantar / Jurusan Ilmu Perpustakaan)., Fikom Unpad. Bandung

Tidak ada komentar: